15 Mobil Terbakar Saat Kebakaran Bengkel di Duren Sawit

0 Comments
15 Mobil Terbakar Saat Kebakaran Bengkel di Duren Sawit

Kebakaran bermula dari seseorang yang melemparkan puntung rokok di pabrik.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Belasan unit kendaraan beserta dua bangunan bengkel reparasi pada Jalan Taman Malaka Selatan dua RT01 RW09 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, ludes terbakar, Senin siang. Mutlak kerugian lebih dari Rp 2 miliar.

“Objek yang terbakar ada 15 bagian mobil, tiga unit motor & rumah serta bengkel dengan dugaan kerugian sekitar Rp2, 5 miliar, ” kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman, dalam Jakarta.

Peristiwa kebakaran di Bengkel Dini Motor itu dilaporkan terjadi pukul 10. 55 WIB diduga akibat percikan api dari puntung rokok. Pemilik bengkel atas nama Solihin (47) kepada petugas damkar mengatakan musibah tersebut bermula saat pekerja bengkel pantas membersihkan pelampung bensin mobil Nisan Livina.

“Tiba-tiba ada yang membuang puntung rokok di area bengkel lalu terjadi penyalaan api, ” katanya.

Api dengan cepat merambat ke berbagai material bengkel sebab terdapat sejumlah cairan yang mudah melalak.

Seluruh kendaraan dengan hangus dilalap si jago abang itu dilaporkan milik konsumen yang sedang mereparasi kendaraan mereka beserta beberapa di antaranya milik pekerja.

Sebanyak 14 bagian armada pompa dikerahkan berikut 70 personel damkar untuk memadamkan sinar di lokasi kejadian. “Proses pemadaman berkisar satu jam sejak memukul 11. 00 dan selesai 12. 07 WIB, ” katanya.

Peristiwa kebakaran akibat puntung rokok juga terjadi pada Minggu (13/9) di Apartemen Central Timur, Pulogebang. Peristiwa itu terjadi pada kamar nomor 18 Tower Hijau lantai enam Apartemen Sentra Timur Jalan Raya Sentra Primer, Pulogebang sekitar pukul 05. 40 WIB. Api membakar satu lokal tempat seluas 36 meter persegi.

Gatot menambahkan puntung cerutu bukan sebagai penyebab kebakaran sari di Jakarta Timur. “Kebakaran dengan paling banyak terjadi di Jakarta timur disebabkan korsleting listrik, ” katanya.

sumber: Jarang