AWR Pandanwangi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata Militer

0 Comments
AWR Pandanwangi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata Militer

AWR Pandanwangi sudah dijadikan berbagai latihan tempur TNI.

REPUBLIKA. CO. ID,   LUMAJANG —  Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berencana akan mendaulat Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi di Desa Pandanwangi sebagai wadah wisata militer atau “military tourism”.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Selasa, di Lumajang mengatakan lokasi itu sudah dijadikan berbagai latihan tempur TNI, baik TNI Angkatan Darat (AD) maupun Angkatan Udara (AU).   Setiap tahun juga dilaksanakan kegiatan latihan tempur AU, semacam Sikatan Daya dan Angkasa Yudha.

“Latihan itu memeriksa keterampilan TNI AU terhadap cara utama sistem senajata (alutsista) yang telah dimiliki, dan bagi beta disayangkan kalau tidak diketahui kelompok terkait kekuatan TNI AU, ” katanya.

Menurut dia, minat masyarakat yang ikut menyaksikan Latihan Manuver Lapangan Sikatan Daya Koops Angkatan Udara 2020 pas tinggi.   Sehingga Pemkab Lumajang telah berkoordinasi dengan pihak TNI terkait fasilitas perangkat teknis, sesuai tribun/panggung permanen yang representatif.

“Masyarakat mendapatkan tempat untuk melihat latihan tempur dengan damai dan nyaman, sehingga bisa dijadikan ‘military tourism’di Lumajang, ” katanya.

Ia menjelaskan Pemkab Lumajang diminta untuk berkoordinasi secara Danlanud Abdulrahman Saleh soal sarana tempat maupun akses yang representatif untuk masyarakat.

Atraksi Pesawat Tempur
Sementara itu, ide Pemkab Lumajang itu juga dinilai sangat indah oleh Kepala Staf Angkatan Suasana, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo terpaut perencanaan dijadikannya AWR Pandanwangi jadi tempat military tourism .

“Kami minta Pemkab Lumajang untuk berkoordinasi dengan Danlanud Abdulrahman Saleh terkait perencanaan fasilitas teknis, ” katanya.

Puluhan pesawat tempur beratraksi di atas langit Kabupaten Lumajang dan melakukan latihan manuver serangan ke sasaran yang merupakan simulasi perebutan markas para prajurit dalam lapangan di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Latihan menyerang dilaksanakan selama empat hari semenjak Sabtu (26/9) hingga Rabu (30/9) 2020.  

Ujung latihan yang digelar pada Selasa dihadiri oleh Kepala Staf TNI AU (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Latihan tempur bertajuk “Air Show Sikatan Daya 2020” ini melibatkan 198 personel dari Koopsau II.

Pesawat tempur yang diterjunkan oleh Koops AU II ini terdiri dari delapan pesawat Tucano EMB-314, satu motor C (Cassa) 212. Kemudian lima pesawat Hercules -130, tiga udara helikopterSA-330/NAS -332/EC-120 B, satu pesawat KC-130, empat pesawat T. 50 Golden Eagle, delapan pesawat F-16, enam pesawat Sukhoi 27/30, 4 pesawat Sukhoi 27/30, dan sebuah pesawat Boeing737.

sumber: Antara