DPR Minta Dilakukan Uji Coba Sekolah Tatap Muka

0 Comments
DPR Minta Dilakukan Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Muhammad Nur Purnamasidi mengakui, ada memihak kontra soal KBM tatap membuang di kelas.

REPUBLIKA. CO. ID, TANGERANG -– Anggota Tip X DPR RI, Muhammad Nur Purnamasidi menyampaikan, perlunya dilakukan uji coba secara acak terkait dengan pelaksanaan sekolah tatap muka dalam tengah pandemi Covid-19.

“Jalan tengahnya, kami secara menteri (Nadiem) kita sampling mana yang sudah siap kita laksanakan secara kata kunci yang terpenting ortunya mau (mengizinkan anak). Kita coba agar menjadi contoh bagi lainnya, ” tutur politikus Partai Golkar tersebut saat mengunjungi Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan, Banten, Jumat (27/11).

Muhammad menjelaskan, upaya uji coba tersebut dilakukan sebagai bahan evaluasi kala nantinya sekolah tatap muka benar-benar kembali dimulai pada Januari 2021. “Kalau misalnya semua bersifat bagus mungkin kita akan membuka lebih luas lagi. Kalau besok Januari kita lakukan semua itu kacau ada klaster baru, ” terangnya.

Muhammad mengaku, bermunculan beragam pandangan di tengah bangsa, mengingat kasus Covid-19 masih terus terjadi. Namun, dia meyakini peristiwa yang terpenting dilakukan dalam pelaksanaan sekolah tatap muka adalah implementasi protokol kesehatan dengan benar dan disiplin.

“Memang pro dan kontra, tetapi kita harus coba dengan standar protokol kesehatan. Makanya persoalan anak didik yang datang tidak semua 100 upah. Mulai dari 30 persen (jumlah anak didik yang masuk), ” ujar Muhammad.

Muhammad meyakini, anak-anak didik bisa lebih tertib pada sekolah nantinya saat sekolah tatap muka diberlakukan kembali. Hal tersebut, kata dia, butuh pengawasan dengan ketat dari sejumlah pihak, tiba dari Satgas Covid-19, kepala madrasah, komite sekolah, hingga orang gelap atau wali siswa.

“Ada pengawasannya, dan memang tersebut berdasarkan hasil kerjasama dan kewajiban. Memang kita evaluasi, kita sampling tidak semuanya. Kita harus uji coba dulu, walau agak merusuhkan, ” kata Muhammad.