DPRD Berharap Provinsi Dukung Pemekaran Banyumas

0 Comments
DPRD Berharap Provinsi Dukung Pemekaran Banyumas

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Pertimbangan pemekaran menjelma tiga daerah otonomi didasari pertimbangan  geografis.

REPUBLIKA. CO. ID,   PURWOKERTO — Proses pemekaran Kabupaten  Banyumas menjadi tiga kawasan otonom, terus bergulir. Bahkan era ini, proses pemekaran sudah mencapai tahap IV.  

“Kita sudah menyusun proses tingkatan pemekaran. Saat ini, prosesnya sudah memasuki tahap IV dan 12 tahapan yang kita tetapkjan, ” kata Ketua DPRD Banyumas, Budhi Setiawan, Rabu (2/12).

Dalam tahap IV tersebut, dia menyatakan, seluruh proses dengan terjadi di kabupaten telah sempurna. Antara lain, mulai dari cara sosialisasi, proses penyusunan naskah akademik, persetujuan DPRD, dan persetujuan manajer.  

“Saat ini, prosesnya memasuki tahap IV berupa pengajuan ke Gubernur, ” ujarnya.

Dia mengklaim, dalam pembicaraan prakata yang sudah berlangsung selama tersebut, dengan Gubernur Ganjar Pranowo, sudah menyatakan dukungannya terhadap pemekaran Banyumas. Pembicaraan, akan berlanjut di DPRD Provinsi Jawa Tengah.  

“Kalau gubernur ok, DPRD ok, maka proses selanjutnya baru mendalam ke Kementerian Dalam Negeri, ” ujarnya.

Dikatakan Budhi, meski proses pemekaran sudah masuk tahap IV, tapi prosesnya masih bakal panjang. Dia memperkirakan, bila seluruh proses berjalan lancar, paling tidak membutuhkan waktu 3 tahun teristimewa hingga keseluruhan prosesnya tuntas.

Bahkan, dia menyebutkan, setelah ke-12 tahapan tersebut selesai, juga belum tentu akan langsung dibentuk ekspansi. “Biasanya, akan ada dibentuk wilayah otonom persiapan dulu. Proses itu biasanya juga berlangsung beberapa tahun, ” katanya.

Dia mengakui, saat ini, kebijakan moratorium pembentukan daerah pemekaran memang masih diterapkan pemerintah pusat. Namun, dia menuturkan, proses pemekaran tetap dilaksanakan pada Banyumas, karena prosesnya berlangsung periode.  

Dia berharap, era moratorium dicabut, maka proses pelebaran Banyumas hanya tinggal penyelesaian. Menurutnya, proses pemekaran yang dilaksanakan DPRD dan Pemkab Banyumas, merupakan titah Perda yang sudah ditetapkan sebelumnya.  

Dalam proses pemekaran tersebut, Kabupaten Banyumas awalnya cuma akan dimekarkan menjadi dua kawasan otonom. Namun dalam perkembangan kemudian, DPRD dan Pemkab Banyumas menyepakati pemekaran Kabupaten Banyumas menjadi 3 daerah otonom. Ketiga daerah sendiri tersebut terdiri dari Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Banyumas Barat.

“Pertimbangan pemekaran menjelma tiga daerah otonomi, lebih didasari pertimbangan  geografis. Kalau hanya dibagi dua daerah otonomi, warga yang berada di wilayah pinggiran hendak kesulitan mengakses layanan di induk pemerintahan, ” katanya.