Hakim Vonis Brigjen Prasetijo Utomo Dipenjara 3 Tahun

0 Comments
Hakim Vonis Brigjen Prasetijo Utomo Dipenjara 3 Tahun

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Aniaya yang dijatuhkan kepada Prasetijo lebih berat daripada Djoko Tjandra.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) memenjarakan Brigadir Jenderal (Brigjen) Prasetijo Utomo selama tiga tahun penjara terkait kasus tulisan jalan, dan dokumen kesehatan palsu untuk buronan korupsi Bank Bali 1999, Djoko Sugiarto Tjandra. Balasan tersebut lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang mendesak majelis hakim menghukum bekas Kakorwas PPNS Bareskrim Polri tersebut, dengan pidana bui 2, 5 tahun.

Ketua Mahkamah Hakim Muhammad Sirad, dalam putusannya mengatakan, Brigjen Prasetijo terbukti bersalah turut membantu buronan korupsi Djoko Tjandra, untuk mendapatkan akses mengakar ke wilayah Indonesia. Yaitu dengan cara memerintahkan bawahannya untuk membina surat jalan, dan dokumen kesehatan tubuh bebas Covid-19.

“Menyatakan terdakwa Prasetijo Utomo terbukti secara sah dan menyungguhkan bersalah melakukan tindak pidana menyuruh melakukan pemalsuan surat secara berlanjut, ” kata Hakim Sirad di putusan yang dibacakan di PN Jaktim, Selasa (22/12).  

Pun, dikatakan Hakim Sirad, jadi anggota aktif kepolisian, terdakwa Prasetijo, dianggap tak patut telah menyampaikan akses, dan perbantuan terhadap Djoko Tjandra, yang berstatus buronan. Hakim Sirad, juga menilai, pembuktian jaksa yang akurat terkait aksi Brigjen Prasetijo melakukan penghilangan, dan penumbangan bukti-bukti penyidikan terkait perbantuan tersebut.

Atas keyakinan indah hakim itu, tiga pengadil menguatkan pidana penjara terhadap jenderal bintang satu tersebut.   “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Prasetijo Utomo oleh karena itu, dengan pidana penjara selama tiga tahun, ” kata Hakim Sirad.

Putusan majelis hakim tersebut, memang lebih berat dari hukuman yang dimintakan JPU. JPU dalam tuntutannya, meminta majelis hakim mengazab Brigjen Prasetijo dengan pidana kurungan selama 2 tahun dan 6 bulan. Tuntutan tersebut mengacu dalam tiga dakwaan berlapis yang menipu Brigjen Prasetijo.  

Akan namun, dalam penjelasan putusan, Hakim Sirad menganggap, perbuatan Brigjen Prasetijo sebagai anggota kepolisian, telah mencoreng adat karena membantu buronan. Kata Hakim Sirad, penambahan hukuman, juga pokok Prasetijo selama persidangan, merasa tak mengakui kesalahan atas perbuatannya.

Namun, menanggapi putusan itu, Brigjen Prasetijo, pun tak membuktikan banding. “Akan pikir-pikir dulu, ” kata Prasetijo menanggapi putusan majelis hakim.

Selain Brigjen Prasetijo, terkait kasus ini, majelis ketua yang sama, juga menghukum Djoko Tjandra dengan pidana penjara semasa 2 tahun dan 6 bulan penjara. Sementara terdakwa lain dalam kasus ini, yakni advokat Anita Dewi Kolopaking, masih menunggu sidang putusan, yang juga akan dibacakan pada petang ini, Selasa (22/12).