Keuangan Syariah dan Digital UMKM Dorong Pemulihan Ekonomi

0 Comments
Keuangan Syariah dan Digital UMKM Dorong Pemulihan Ekonomi

Pandemi Covid-19 telah mendorong akselerasi transformasi digital.

REPUBLIKA. CO. IDENTIFICATION,   JAKARTA — Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Financial institution Indonesia, Muh Anwar Bashori, menyebutkan bahwa ekonomi dan keuangan syariah, serta digitalisasi UMKM memiliki potensi besar sebagai sumber pertumbuhan baru perekonomian. Menurutnya, ketiga sektor ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi.

“Hal ini dapat dilakukan melalui pengembangan ekosistem Halal Value Chain (HVC) dengan penguatan UMKM syariah dan pesantren secara inklusif dengan teknologi digital, ” kata Anwar dalam keterangannya, Selasa (10/11).

Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan kolaborasi antarpihak, GoPay bersama Lazis Muhammadiyah (Lazismu) melatih sebanyak 300 UMKM berbasis ekonomi syariah di ekosistem Muhammadiyah agar mereka dapat mengembangkan bisnis di masa pandemi, dalam pelatihan “Kreatif Memanfaatkan Peluang Bisnis pada Masa Pandemi”.

“Diharapkan melalui pelatihan kolaborasi Lazismu dan GoPay, maka akan melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang memberikan manfaat untuk Indonesia sehingga pengembangan ekonomi syariah menjadi bagian dri transformasi menuju Indonesia maju yg kita cita-citakan bersama, ” kata Anwar.

Pelatihan ini membekali peserta dengan keahlian dalam memanfaatkan teknologi dan press sosial agar usaha UMKM dapat bertahan di masa pandemi, sehingga dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.

Pandemi Covid-19 telah mendorong akselerasi transformasi digital termasuk transaksi digital.

Data McKinsey pada Juni 2020 menyatakan terjadi peningkatan transaksi e-commerce sebesar 26 persen atau setara 3, 1 juta transaksi per hari sejak pandemi berlangsung. Sayangnya hal ini belum diimbangi dengan jumlah UMKM yg telah go digital.

Data Kementerian Koperasi & UKM menyatakan bahwa sampai ketika ini baru 8 juta UMKM atau sekitar 13 persen dri total populasi UMKM di Philippines yang memanfaatkan teknologi digital tuk berjualan.

“GoPay meyakini UMKM berbasis syariah mempunyai potensi yang sangat besar mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, ” kata Budi Gandasoebrata, Managing Director GoPay.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap pra pelaku UMKM dapat melihat peluang baru dunia digital dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha lalu terus bertahan di masa pandemi, ” imbuhnya.

Peserta dilatih untuk menggunakan teknologi Gojek guna mengembangkan usaha on the internet, salah satunya melalui aplikasi Selly yang berupa keyboard ajaib buat menunjang operasional usaha.

 

sumber: Antara