Kondominium Vasaka Solterra Tawarkan Konsep New Normal

0 Comments
Kondominium Vasaka Solterra Tawarkan Konsep New Normal

Pandemi mewujudkan pengembang mengusung design konsep Work, Living & Play in One Place.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Solterra Residences Apartemen Vasaka Solterra di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan menawarkan unit berkonsep New Normal. Pembangunan apartemen juga lestari dijalankan sesuai jadwal.

PT Waskita FIM Perkasa Realti selaku pengembang Apartemen Vasaka Solterra juga sudah melakukan topping off . “Ini menandakan progress pekerjaan apartemen Vasaka Solterra sesuai secara timeline yang sudah di rencanakan, ” ujar President Director PT Waskita FIM Perkasa Realti Ignatius Joko Herwanto, Sabtu (10/10).

Menurut Joko, ketepatan waktu pengerjaan Apartemen Vasaka Solterra tidak lepas dari sisi penjualan yang telah hampir 100 persen Tower Solterra Residences. Karena itu, PT Waskita Fim Perkasa Realti berkomitmen melakukan serah terima unit tepat zaman.

“Bersamaan dengan topping off tower Solterra Residences Apartemen Vasaka Solterra PT Waskita FIM Bagak Realti juga merilis ‘Mock up Unit New Normal Design’ dengan konsep Work, Living & Play in One Place, ” sirih Joko.

Di tengah pandemi seperti saat ini, Kondominium Vasaka Solterra menawarkan konsep mutakhir agar penghuni dapat melakukan semesta kegiatan sehari-hari di unit apartementnya. Selain menjadi tempat tinggal, unit apartement didesain untuk kegiatan bekerja, melakukan hobi, sampai tempat untuk bersantai.

Dengan mengetengahkan design konsep Work, Living & Play in One Place, warga bisa memaksimalkan area yang dimiliki serta memudahkan aktifitas di unit mereka. Sehingga munculah ide flexibilitas activity .

“Dengan kondisi pandemi zaman ini, penghuni butuh suasana berbeda agar tidak jenuh di di dalam unit, ” ujar Joko.

Menyadari situasi dan situasi saat masa pandemi ini, lanjut Joko, Vasaka Solterra mengubah muslihat pemasaran menjadi digital menggunakan kaum portal properti dan marketplace yang ada di beberapa platform. Layanan tersebut, kata Joko, menujukkan pandemi bukanlah hambatan bagi konsumen untuk berinvestasi, justru seharusnya menjadi peluang dengan sangat menguntungkan.