Penyalur Pasar Kliwon Nunggak Sewa Kios Bakal Dicabut Persetujuan

0 Comments

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

REPUBLIKA. CO. ID, KUDUS — Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menodong pedagang Pasar Kliwon segera melunasi tunggakan retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (PKD) ataupun sewa kios, karena bagi yang tidak segera melunasi diancam dicabut izinnya.

“Untuk saat ini kami hendak menunggu respons pedagang sesudah surat penagihan tunggakan kontrak kios diberikan, ” sekapur Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti di Suci, Kamis (22/4).

Sebelumnya, penyalur yang menunggak juga sudah diberikan stiker kios dengan berisi tulisan “belum memenuhi retribusi PKD”. Meskipun serupa itu, masih ada yang belum mau melunasinya. Kalaupun ada yang mau melunasi, sesudah disuratiagar segera membayarnya.

Mengenai total pedagang yang menangguhkan sebanyak 2. 417 penyalur yang nilai tunggakannya menyentuh Rp7 miliar. Nilai tunggakan dari masing-masing pedagang bervariasi karena disesuaikan dengan merata kios yang disewa.

Pedagang yang menunggak, ada yang beralasan belum memiliki uang dan ada yang berpegangan pada surat hak guna bangunan (HGB) hingga tahun 2021, meskipun statusnya berakhir pada tahun 2016. Akan tetapi, efektif penarikan sewa kios dilakukan tahun 2018 setelah para pedagang menandatangani surat perjanjian sewa karena hingga kini belum 100 persen pedagang menandatanganinya.

Sedangkan penyalur yang belum mengikat persetujuan secara otomatis belum menunaikan sewa kios sejak tahun 2016. Di Pasar Kliwon Kudus terdapat 36 ruko, 863 kios dan satu. 356 los dengan jumlah total pedagang mencapai dua. 500 pedagang. Adapun tarif sewa kios maupun ruko per meter persegi Rp500 per meter persegi per hari, sedangkan los sejumlah Rp250 per meter kotak per hari.

sumber: ANTARA