Pondok Haji Donohudan Disiapkan untuk Karantina OTG

0 Comments
Pondok Haji Donohudan Disiapkan untuk Karantina OTG

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

IHRAM. CO. ID, SOLO — Asrama Haji Donohudan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sedang disiapkan sebagai tempat untuk karantina mandiri pasien membangun Covid-19 tanpa gejala (OTG). Gedung milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut memiliki kapasitas lebih dari 800 orang.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, ditemani Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo telah meninjau asrama tersebut akhir pekan lalu. Nantinya, gedung tersebut akan digunakan pasien Covid-19 tanpa gejala dari daerah eks Karesidenan Surakarta (Solo Raya).

Rudyatmo mengatakan dalam waktu dekat hendak digelar rapat koordinasi yang dipimpin Sekdaprov Jateng, melibatkan seluruh daerah di Solo Raya untuk pemanfaatan Asrama Haji Donohudan sebagai kedudukan isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala. Sejumlah sarana prasarana tengah disiapkan sehingga dalam waktu dekat mampu segera dimanfaatkan. Dari segi tempat dinilai sudah siap digunakan, cuma belum ada petugas.

“Jadi sudah fix. Tapi sedang disiapkan, jadi tak langsung digunakan, ” jelasnya pada wartawan, akhir pekan lalu.

Menurutnya, Gubernur Jateng juga sudah memerintahkan Sekdaprov Jateng untuk meneroka seluruh aset provinsi yang bisa dimanfaatkan untuk tempat isolasi pasien OTG. Hal itu sebagai antisipasi jika nantinya terjadi lonjakan peristiwa Covid-19. Pemanfaatan gedung milik pemerintah sebagai lokasi isolasi OTG diharapkan dapat menekan perkembangan klaster rumpun dan tetangga.   “Makanya kalau tidak mau ditarik ya karantina mandiri beneran, ” ujar Rudyatmo.

Wali Kota menambahkan, nantinya, tenaga kesehatan yang akan bertugas di Asrama Haji Donohudan akam disediakan oleh Pemprov. Meski serupa itu, Pemkot Solo juga akan membanti menyiapkan tenaga dari Pemkot ataupun sukarelawan. “Nanti dikelola bersama kurun provinsi dan Solo Raya. Buat tenaga bisa merekrut sukarelawan, ” imbuhnya.

Di sisi lain, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kota Solo mencapai 2. 880 pasien pada Ahad (6/12). Secara rinci, sebanyak 1. 650 penderita dinyatakan sembuh/ boleh pulang, 904 orang menjalani karantina mandiri, 196 pasien dirawat inap dan 130 orang meninggal dunia.