Sentimen Ini Warnai Penguatan IHSG Pokok Pekan

0 Comments
Sentimen Ini Warnai Penguatan IHSG Pokok Pekan

Pelaku rekan masih menanti negosiasi paket stimulus AS untuk atasi Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Pasar saham domestik dibuka di zona positif pada perdagangan awal pekan ini, Senin (12/10). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0, 48 persen ataupun bertambah 24 poin ke lapisan 5. 078, 12. Seiring secara itu, indeks LQ45 menguat sebesar 0, 77 persen.  

Direktur Anugerah Investama Sertifikat, Hans Kwee, mengatakan pelaku rekan pekan ini masih menanti persetujuan paket stimulus fiskal untuk menyalahi covid-19. “Biarpun kecil peluang tercapai kesepakatan sebelum pemilu AS, tetapi kemajuan perundingan menjadi sentimen positif bagi pasar, ” ujar Hans, Senin (12/10).  

Selain itu, Karakter pasar mulai mengantisipasi peluang prospek kandidat presiden Demokrat Joe Biden pada pemilihan presiden 3 November 2020. Menurut Hans, kemenangan Biden dan Demokrat akan membuka jalan stimulus fiskal yang lebih tumbuh sehingga mempercepat pemulihan ekonomi negatif tersebut.  

Hans memperkirakan, kemenangan Biden akan membuat kebijakan ekonomi GANDAR menjadi lebih pasti dan berbeda dengan Trump yang labil serta bisa berubah setiap saat tergantung mood. Hans melihat hal itu juga berpeluang membuat dolar AS melemah dalam jangka panjang.  

Kemenangan Biden dan partai Demokrat dikenal memiliki efek menenangkan pasar keuangan, mengurangi volatilitas pasar dan berkurangnya risiko perang dagang. Disisi lain ada peluang terjadi kenaikan tarif pajak dan aturan yang bertambah ketat.  

Dari dalam negeri, Hans mengatakan, Omnibus Law UU Membangun Kerja oleh DPR RI dengan disahkan memberikan banyak sentimen membangun bagi dunia bisnis dan ekonomi Indonesia. Menurut Hans, dampaknya sungguh akan terasa dalam jangka lama.  

Sektor Manufaktur mendapatkan manfaat serta berpeluang mendapatkan realokasi pabrik dibanding China ke negara Asia Petunjuk. “Hal ini positif karena kesenangan investasi bagi pemodal asing akan mengurangi ketergantungan foreign inflow ke dunia keuangan, ” katanya.

Hans menghargai, UU ini juga melindungi pekerja dari potensi kehilangan pekerjaan kelanjutan usaha pindah ke luar negeri, tutup karena kalah bersaing, maupun investor asing tidak masuk buat berusaha di Indonesia. UU selalu dipandang positif bagi berbagai sektor usaha, meningkatkan investasi dan penggunaan domestik.

Hana menambahkan, aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, biarpun berlangsung anarkis, tidak membuat karakter pasar panik. Pasar saham tentu positif karena biasa demo berlaku pendek dan tidak punya buah besar pada perekonomian.  

Menurut Hans, IHSG berpeluang konsolidasi melemah secara support di level 5, 001 sampai 4, 881 dan resisten di level 5, 099 sampai 5, 187.